Seiring berkembangnya kemajuan teknologi dan pengguna smartphone kian meningkat sehinggan informasi didapat dengan mudah. Salahnya terlihat banyaknya jumlah pembisnis online di Indonesia turut bertambah dengan memanfaat kemajuan teknologi tersebut ke dalam bisnis mereka.

Mereka para pembisnis online cenderung memilih media online sebagai penunjang yang lebih praktis untuk bisnis mereka dikarena beberapa hal diantaranya mudah dilakukan dimana saja, waktunya lebih fleksibel serta tanpa merogoh modal yang cukup banyak.

Banyak sekali grup-grup yang dibentuk dan forum-forum sering dijumpai dari beraneka platform seperti Facebook, Whatsapp, Telegram, Line , BBM, Instagram dengan masing-masing gaya cara menggunakan platform social media tersebut.

Namun tidak pungkiri banyak pula diantara mereka pembisnis online yang memiliki semangat diawal yang menggebu/membara dengan cara join sana sini dengan ekspetasi agar dapat segera meningkatkan cara berjualan dengan bisnis online dan mendatangkan omset yang signifikan namun seiring perjalanan waktu apa yang mereka lakukan tidak sesuai dengan ekspetasi mereka akhirnya banyak juga yang menyerah begitu saja.

Dengan berbagai macam alasan bahkan ada yang meninggalkan begitu saja bisnis online karena tidak sesuai yang dikatakan oleh orang lain bahwa bisnis online itu mudah namun kenyataanya saat dia yang melakukan tidak sesuai dengan harapan dengan berfikiran bahwa “ bisnis online ternyata tidak cocok untuk saya” padahal bisa saja faktor yang dia alami memang ilmu yang dia dapat belum sesuai dengan kapasitas dia atau dikarenakan salah pasang mindset diawal memulai bisnis online semisalnya dia tidak memasang goal yang jelas atau menjaga semangat saat belajar bisnis online.

Berikut ini 5 Perangkap Mindset yang harus anda hindari saat memulai menjadi pembisnis online :

Pertama, Terjebak dengan Jebakan teknis dan Hasil yang instan.

Ada benarnya tools, panduan, e-course dll yang beredar diluaran sana bertujuan untuk membantu untuk memudahkan melakukan suatu perkerjaan teknis. Namun sekali lagi tidak akan menjamin sukses dengan adanya tools tersebut dikarenkan masih dibutuhkan improvisasi dalam pengerjaan teknisnya sekali tools bukan untuk menghasilkan hasil yang instan.

Alasan mereka yang melanch produks tools, panduan, e-course dll dikarenakan mereka sudah terlebih dahulu melalui jam terbang yang cukup tinggi sehingga atas dasar pengalaman mereka mencoba untuk membuat tools yang dapat membantu masalah mereka dan orang-orang diluar sana yang mengalami masalah hal yang serupa.

Kedua, Kebanyakan diPikirin

Ini masalah yang paling krusial dialami oleh semua orang termasuk saya pribadi dahulu. Banyak dari mereka yang akan terjun kedalam bisnis online namun terlalu banyak menganalisa bisnis yang akan di garap oleh dirinya, bukanya tidak boleh, namun terlalu  kebanyakan menganalisis jadi lupa untuk membuka dan memulai bisnis tersebut. Ciri-cirinya adalah saat anda terlalu sibukk menganalisa, memikirkan hingga lupa untuk sampai memulai bisnis anda belum sempat memulai.

Ketiga, Terlalu Menaruh Harapan Tinggi.

Awas nanti Bapeeeerrr……, kebanyakan dari pemula yang ingin terjun berbisnis online mungkin karena faktor dari luar yang terlalu banyak informasi diterima bahwa bisnis online mudah bisa menjadi jutawan, milyadder dst. Tapi kenyataan bisnis online sebuah fenomena yang dihasil dari sihir sehari semalam taaadaa jadi (kalo ada yang gitu serius saya juga mau donk….hehhe).

Walaupun sekarang di jaman yang semua informasi dan teknologi sangat cepat namun tetap saja membangun dan menjalankan bisnis online tersebut juga membutuhkan waktu untuk berproses seperti kerja keras, keuletan, menjaga  semangat bisnisnya dan tentunya perlu istiqomah serta kesabaran.

Jadi, dalam dunia bisnis dan berlaku untuk bisnis online namanya pendapatan dari bisnis online itu tidak setiap hari gede kadang bisa melebihi mereka yang kerja dikantoran, dokter kadang  juga dibawahnya dokter. Dokter saja perlu waktu bertahun-tahun untuk melakukan study baik teori ataupun praktek. Apalagi anda yang ingin melebihi gaji dokter maka setidaknya butuh waktu yang tidak sedikit untuk ditempuh seperti mereka yang menempuh menjadi seorang dokter.

 

Keempat, Tidak Bisa Fokus

Apakah sampai saat ini anda masih berada di zona ini? Ahahaa.. tenang jangan khawatir saya juga pernah kog. Karena kemajuan teknologi dan informasi yang pesat banyak sekali course, panduan, tutorial yang bermunculan yang di launch oleh para mastah di sodorkan ke para newbie (pemula) yang ingin bisa terjun kebisnis online dengan praktis.

Masalah utamanya yang dibahas disini bukan karena ecourse atau tutorial yang salah sepenuhnya kenapa demikian? Karena masalah utamanya terletak pada kesalahan si pembelajar tersebut. Mereka belum menyelesaikan panduan yang telah dibeli eh sudah tergiur lihat Screen SHiiit si mastah laiinya dengan berujung jualan panduan suksesnya. Dan si pemberlajar pun merogoh kantong kembali untuk membeli tersebut hingga akhirnya kisahnya dia bukan menjadi seorang pembisnis melainkan seorang kolektor.

Oleh karena itu, mulailah fokus dengan apa yang sedang anda pelajari selesaikan tutorial tersebut hingga menghasilkan dari apa yang sedang anda pelajari dari situlah anda akan merasakan manfaat dari tutorial yang telah anda ambil. Setelah itu anda boleh mengikuti tutorial lainnya disarankan masih diwilayah yang sedang anda dalami agar fokus tetap terjaga.

Baca Juga : Mengenal Karakter Penimba Ilmu dengan Sifat Gelas bagian Kedua

Kelima, Melupakan God Hand

Jika anda seorang yang pernah belajara tentang ekonomi, pasti tidak asing mengenal istilah God Hand dalam system ekonomi pasar. Tapi bukan itu yang ingin saya bahas disini. Karena kemajuan teknologi yang memudahkan segala apapun dalam hal teknis namun pada kenyataan dalam bisnis baik offline ataupun online tetap saja ada yang tidak bisa dijangkau oleh kemampuan manusia.

Ambil saja contoh media traffic berbayar sedang hangat seperti fb ads dimana bisa menargetkan pasar yang sesuai produk yang ingin anda tawarkan kepada mereka. Memang kenyataan lebih mudah dibandingankan jaman dahulu dengan hanya menaruh di kolom koran atau brosure untuk mendatangkan traffic. Namun kenyataan ada disisi yang perlu dicontoh pada zaman dahulu mereka menyebarkan promosi melalui koran radio brosur dengan random target market namun mereka sambal berdoa kepada Tuhan.

Hal ini yang mulai dilupakan oleh banyak orang. Merasa bisa mendatangkan traffic sesuai produk dia namun kenyataannya bisa dihitung berapa x hasil klosing yang dia terima dari traffic yang didatangkan. Bahkan setelah closing ternyata anda malah kena tipu. Semua itu adalah faktor X yang tidak bisa di jangkau oleh teknis manusia. Tuhan yang menggerakan hati untuk belanja di tempat anda. Sepandai apapun anda belajar Teknik klosing jika tidak melibatkan Tuhan dalam Bisnis anda. Saya bisa katakan bisnis anda dalam keadaan yang buruk.

Maka, Mulai sekarang libatkan God hand dalam urusan bisnis anda karena sesungguhnya anda memang membutuhkan dalam membangun bisnis anda.

Baca Ini juga :

Facebook Comments

Seorang Nubie sedang mendalami dunia internet marketing ingin bisa berbagi info untuk mereka ingin belajar memasuki dunia internet marketing agar dapat bisa merasakan hasil pendapatan dari dunia internet marketing. mari tumbuh berkembang bersama. selamat belajar .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here